Karena Sedekah, Tukang Becak Ini Bisa Naik Haji

Posted on 29 June 2012 by Blogger Newbie.
Categories: Islami, Kisah, Cerita dan Cinta, Renungan, Untuk Motivasi.

Ilustrasi

Ilustrasi

Pak Parman, demikian orang-orang memanggilnya. Dia hanyalah seorang tukang becak. Sudah bisa ditebak, berapa kekayaannya? Dia hanya punya tempat tinggal, dan itu pun kost di tempat yang kumuh, yang gentengnya sewaktu-waktu bisa bocor karena hujan. Meski begitu, Pak Parman memiliki budi yang sangat mulia. Kemiskinan yang merenggut kehidupannya, tidak menutup mata batinnya untuk selalu berbagi kepada orang lain.

Siapa kira orang miskin tidak bisa naik haji. Karena sedekah, tukang becak yang satu ini justru mendapatkan keberkahan untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Tapi, bukan harta yang bisa ia sumbangkan. Sebab, untuk makan sehari-hari saja sulit, apalagi berniat untuk berbagi harta kepada orang lain. Maka, yang hanya bisa dilakukan Pak Parman adalah sedekah jasa. Yaitu, setiap hari Jumat ia menggratiskan semua penumpang yang naik becaknya. Ini adalah hal yang luar biasa. Tidak semua orang bisa melakukannya, apalagi orang miskin seperti dirinya. Maka, atas kebaikannya itulah, suatu keberkahan hidup kemudian menghampirinya.

Suatu ketika, di hari Jumat pertama bulan Ramadhan, tiba-tiba, ada orang yang kaya raya mobilnya mogok. Kebetulan, mogoknya tidak jauh dari pangkalan becak Pak Parman. Orang kaya itu pun bertanya kepada supirnya, Pir, kalau naik becak kira-kira ongkosnya berapa ya?

Paling juga dua sampai tiga ribuan, jawab supir kepada majikannya.

Orang kaya tersebut pun memutuskan naik becak karena sebenarnya jarak dirinya dengan rumahnya sudah lumayan dekat. Maka, dipanggillah tukang becak yang ada di pangkalan tersebut dan kebetulan Pak Parman yang datang. Lalu, digoeslah becak itu oleh Pak Parman menuju rumah orang kaya tersebut. Setelah sampai di tempat, Pak Parman dikasih uang 10 ribu dan tidak usah dikembalikan. Namun, oleh Pak Parman uang itu ditolaknya.

Kenapa Bapak menolaknya? tanya orang kaya itu..

Saya sudah meniatkan dari dulu, kalau setiap Jumat saya menggratiskan semua penumpang yang naik becak saya, jawabnya jujur.

Ilustrasi

Ilustrasi

Setelah itu, Pak Parman pun pergi meninggalkan orang kaya tersebut. Rupanya, kejadian itu sangat membekas di hati orang kaya tersebut. Orang kaya seperti dirinya saja tidak pernah sedekah, ini orang miskin malah melakukannya dengan begitu tulus. Lalu, dikejarlah Pak Parman. Setelah dapat, Pak Parman pun dikasih uang satu juta.

Orang kaya itu pikir, Pak Parman akan menerimanya karena uangnya besar. Tapi, Pak Parman tetap menolaknya. Lalu, dinaikkan lagi menjadi dua juta dan tetap Pak Parman menolaknya. Alasan Pak Parman sama: dia tidak menerima uang sepeser pun di hari Jumat untuk jasa ojek becaknya. Sebab, dia sudah meniatkannya untuk bersedekah. Subhanallah!

Tapi, hal ini justru membuat orang kaya tersebut semakin penasaran. Maka Jumat berikutnya (di hari Ramadhan juga), orang kaya itu pun naik becak lagi. Ia sengaja meninggalkan supirnya untuk pulang ke rumah sendiri dan dia lebih memilih berhenti di pangkalan itu untuk bisa naik becak Pak Parman.

Maka diantarlah orang kaya tersebut ke rumahnya oleh Pak Parman. Setelah sampai, Pak Parman pun diberikan uang yang lebih besar lagi, kali ini 10 juta. Orang kaya itu pikir Pak Parman akan tergoda oleh uang sebanyak itu. Tapi, lagi-lagi, perkiraannya meleset. Pak Parman, sekali lagi, menolak uang yang bagi dia itu sebenarnya sangat besar.

Apalagi, sebentar lagi akan Lebaran dan uang itu pasti akan berguna buat dirinya dan keluarganya. Tapi, orangtua itu menolaknya dengan halus.

ilustrasi

Ilustrasi

Kejadian ini benar-benar membuat orang kaya tersebut tidak mengerti. Kenapa orang miskin seperti Pak Parman tidak mau menerima uang sebesar itu? Padahal, uang itu bisa ia gunakan selama berbulan-bulan. Namun, rasa penasaran orang kaya itu rupanya tidak pernah berhenti.

Jumat berikutnya, dia pun naik becak milik Pak Parman lagi. Namun, kali ini ia minta diantarkan ke tempat yang lain.

Pak, antarkan saya ke rumah Bapak, pinta orang kaya.

Memangnya, ada apa, Pak? jawab Pak Parman polos.

Pokoknya, antarkan saya saja.

Akhirnya, Pak Parman terpaksa mengantarkan orang kaya itu ke rumahnya. Mungkin orang kaya itu hanya ingin menguji: apakah tukang becak itu benar-benar orang miskin ataukah tidak? Mereka pun akhirnya sampai di rumah Pak Parman. Betapa terkejutnya orang kaya itu, karena rumah yang dimaksud hanyalah sebuah rumah kost yang sangat jelek.

Gentengnya sewaktu-waktu bisa roboh karena terpaan air hujan. Karena sangat iba melihat kejadian itu, orang itu pun merogoh uangnya sejumlah Rp. 25 juta.

Ini Pak, uang sekedarnya dari saya. Mohon Bapak menerimanya, pinta orang kaya kepada Pak Parman.

Apa reaksi Pak Parman? Ternyata, dengan halus dia pun tetap menolaknya. Hal ini benar-benar sangat mengejutkan orang kaya itu. Bagaimana bisa orang semiskin dia menolak uang pemberian sebesar Rp. 25 juta? Kalau bukan dia adalah lelaki yang luar biasa, yang memiliki budi yang sangat luhur.

Akhirnya orang kaya itu pun menyerah. Dia benar-benar kalah dengan ketulusan hati Pak Parman. Ia percaya bahwa apa yang dilakukan Pak Parman benar-benar tulus dari hatinya. Ia benar-benar tidak tergoda oleh indahnya dunia dan kilaunya uang jutaan rupiah. Mungkin ia satu pribadi yang langka dari 1000 orang yang ada, yang sewaktu-waktu hanya muncul di dunia. Luar biasa!

Tapi, orang kaya itu berjanji bahwa suatu saat ia akan memberikan yang terbaik buat tukang becak yang berhati mulia tersebut. Sebab, mungkin, baru kali ini hatinya terusik lalu disadarkan oleh orang miskin yang hanya seorang tukang becak. Dan waktu pun terus berlalu.

Ilustrasi

Ilustrasi

Lebaran telah tiba. Pak Parman dan orang kaya itu tidak bertemu lagi. Menjelang Lebaran Haji (Idul Adha), orang kaya itu kembali menemui Pak Parman di rumah kostnya. Kembali ia pun datang di hari Jumat. Mudah-mudahan kali ini niatnya tidak sia-sia. Setelah mereka bertemu, di depan Pak Parman orang kaya kemudian bicara terus terang,

Pak, mohon kali ini niat baik saya diterima. Bapak dan istri serta anak Bapak akan saya berangkatkan haji ke Tanah Suci. Sekali lagi, mohon Bapak menerima niat baik saya ini?

Pak Parman menangis di depan istri dan anak semata wayangnya. Pergi ke Mekkah saja tidak pernah ia bayangkan sejak dulu, ini apalagi ia dan keluarganya akan diberangkatkan naik haji. Ini benar-benar hadiah yang sangat luar biasa dari Allah swt. Tawaran orang kaya itu pun diterima Pak Parman dengan setulus hati.

Maka, Pak Parman dan keluarganya pun akhirnya pergi haji. Ya, seorang tukang becak yang miskin tapi memiliki hati yang sangat mulia akhirnya bisa melihat keagungan Kabah di Mekkah al-Mukarramah dan makam Nabi Muhammad saw di Madinah. Kebaikannya dibalas oleh Allah. Ia yang menolak satu juta, dua juta, 10 juta, hingga Rp. 25 juta, tapi Allah menggantinya dengan haji ke Baitullah, bersama istri dan anaknya! Jadi, berapa kali lipatkah keberkahan yang didapatkan Pak Parman karena sedekah yang ia lakukan setiap hari Jumat?! Subhanallah!

Bahkan, tidak saja dihajikan secara gratis, Pak Parman akhirnya dibuatkan rumah oleh orang kaya tersebut. Maka, semakin berkahlah hidup si tukang becak berhati mulia itu. Dan sejak itu, Pak Parman pun bisa tinggal di sebuah tempat yang nyaman dan tidak memikirkan lagi uang untuk kost di bulan berikutnya.

Ilustrasi

Ilustrasi


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share ke:
  • Facebook
  • Google
  • MySpace
  • Print this article!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz
  • Tumblr

50 comments.



  Hamba Allah
Comment on June 29th, 2012.

Subhanallah! saya juga pernah denger cerita ini dari Ust. Yusuf Mansur. Tapi di jaman sekarang jarang bgt orang kaya gitu, apalagi tukang becak. Mudah2an bisa jd motivasi biar bisa sedekah lebih banyak & ikhlas

Comment on June 29th, 2012.

subhanAllah,,saya merinding baca ini,,ketulusan hati pak parman tidak ada bandingannya,,,hebat,,dan orang kaya itu pun begitu baik hati..

Comment on June 29th, 2012.

subhanallah, saya sampai terharu dan merinding bacanya

  budi
Comment on June 29th, 2012.

subhanallah tak tahan mata inituk kluarin air mata.. trims atas infonya..

Comment on June 29th, 2012.

sangat menginspirasi sekali :)
terima kasih

  Julia
Comment on June 29th, 2012.

Subhanallah! The power of giving.. Allah tak pernah ingkar janji..

Comment on June 29th, 2012.

the power of sedekah

  melly
Comment on June 29th, 2012.

Subhanallah, indahnya bersedekah :)
terima kasih sudah mengingatkan lagi berkah dari sedekah.

Comment on June 29th, 2012.

Subhanallah, memang Allah maha adil.

Comment on June 29th, 2012.

Subhaanalloh,, benar2 mulia hatinya, meskipun dia miskin tetapi kmiskinan tidak membutakan hatinya. Suri tauladan yang patut dicontoh.
Kehebatan sedekah memang menakjubkan. semoga semua muslim bisa mencontohnya. apalagi sebentar lagi ramadhan, mudah2an dibulan yang penuh berkah ini semua muslim dapat menjadi lebih baik…
Amiin.
Semua indah pada Waktunya

Comment on June 29th, 2012.

hati yang tulus memang tidak akan pernah terbayarkan oleh materi sebanyak apapun

  farha
Comment on June 29th, 2012.

:-(,, subhanallah

Comment on June 29th, 2012.

Subhanallah…
Ternyata menjadi seorang inspirator tidak selalu perlu menjadi orang yang terkenal. Cukup menjadi orang baik, maka kau akan menjadi inspirator sejati :)

  sheif
Comment on June 29th, 2012.

semoga ini juga merupakan sedekah dari anda buat kita & sodara yang lain, semoga anda akan selalu twakal untuk menulis yang lebih dalam menyampaikan cerita penggugah hati. amin

  ihtatho
Comment on June 29th, 2012.

subhanallah…

  fahmyardian
Comment on June 29th, 2012.

semoga kita selalu ingat akan sedekah…amin

  wahyu
Comment on June 29th, 2012.

Subhanallah, kisah nyata ini pernah di FTV dengan pemeran alm taufik savalas (klo tdk salah)spt juga tukang bubur h. sulam. mudah2an kita bisa mengikutinya, amin

  Odi
Comment on June 29th, 2012.

Maha Besar Allah!

  Sapta
Comment on June 29th, 2012.

MasyaAllah. Sedekah memang mempunyai keajaiban yang tak terhingga. Makna JIHAD sekarang lebih dimaknai dengan perang padahal JIHAD mempunyai arti yang sangat luas. Biar tidak salah persepsi ttg JIHAD silahkan klik REKONSTRUKSI MAKNA JIHAD

  Junior
Comment on June 29th, 2012.

Subhanalloh

  haryadi
Comment on June 30th, 2012.

kalau aku yg diberi 10 juta pasti tak akan menolak… tukang becak itu mempunyai kelas tinggi.

  Joko S
Comment on June 30th, 2012.

that is called “the miracle of giving”
keajaiban sedekah.
luar biasa…. :)

Comment on June 30th, 2012.

saya baca sampai akhir, ternyata kekayaan bukannlah segalanya, ihklas adalah modal segalanya..

  rahyo
Comment on June 30th, 2012.

Dunia ini adlah milikNya,maka keikhlasan sedekah adalah,obat dari segala2nya….

Comment on June 30th, 2012.

Subhanallah, cobaanggota dpr tiru sifat tukang becak ini, mungkin ngk ada yg korupsi sperti saat ini

  WONG CILACAP
Comment on June 30th, 2012.

subhaanalloh…. baerkah juga buat sikaya….mari kita berbuat ikhlas… berkah dan terus berkah… Sungguh Allah Maha Kaya dan maha berkehendak…. mrebes mili mataku membaca kisah diatas…. Subhaanallah.

  stiker
Comment on July 1st, 2012.

coba semua pejabat di indonesia kayak pak parman, ga bakalan punya hutang indonesia.
Allah maha pemurah..begitu dahsyat hikmah sedekah…

Comment on July 1st, 2012.

Subhanalloh.. alhamdulilah yah sesuatu

Comment on July 1st, 2012.

Itulah jika orang berhati mulia jujur dan sabar,, meskipun tukang beca.. dia sangat tau tentang agama dan alhamdulilah mampu untuk melaksanakan ibadah haji ..

  Salikin
Comment on July 2nd, 2012.

Subhanallah, gambaran insan yang ISTIQOMAH pada keyakinan dalam beribadah (khususnya shodaqoh), semoga menjadi pelajaran kita semua…..

  jurig jarian
Comment on July 2nd, 2012.

cerita yang sangat inspiratif. (seperti sinetron), sangat bermanfaat sekali untuk saya. keep posting gan.

  rizal
Comment on July 2nd, 2012.

Subhanalloh,.semoga menjadi pelajaran buat saya khususnya dan Umat muslim semuanya,.amin Ya robb

Comment on July 2nd, 2012.

Hello here,
I am permanently exploring online for articles that can benefit me, and I am seriously benefited by this article! Best regards and gratefulness for the article writer.

  Dedy Suhatri
Comment on July 2nd, 2012.

Subhanallah…

Comment on July 2nd, 2012.

Hey People,
It is pretty ideal for everyone! Your site is a pretty used by me personally. Im looking forward for more of your brilliance.

Comment on July 2nd, 2012.

Greetings!
Awesome piece of work! A blog like yours should be earning much money from ad sense.

  Kasrun
Comment on July 3rd, 2012.

Kisah ini (secara singkat) pernah diceritakan oleh Bp. Jamil Azzani (salah satu penulis buku “Kubik Leadership)

Comment on July 4th, 2012.

NDOBOL…!!!
gimana bisa di bilang ikhlas bro???

klo sedekahnya cuman di hari JUM’AT doang?
klo ikhlas itu nggak mengharapkan apapun, termasuk PAHALA YG KATANYA,

akan di lipat gandakan khusus di hari jum’at, tentunya hanya berlaku buat umat islam,

karena selain islam amal2-nya sia2 belaka…

BENER2 TOLOL!!!

Comment on July 4th, 2012.

good story…gan…
mengingatkan saya lg untuk sedekah

  setyanto
Comment on July 5th, 2012.

jika indonesia ada penegak hukum kayak pak parman pasti akan tercipta adil makmur

Comment on July 12th, 2012.

Hello
Thank you on your sweat effort! Plenty of helpful info here. Its amazing how interesting it is actually that I can visit you commonly.

Comment on July 13th, 2012.

Excellent article, I will recommend my friends to read it.

  kasim
Comment on July 14th, 2012.

subkhanalloh..allohhu akbar…saya sangat terharu danbanyak keluar air mata…alloh maha segala galanya…

Comment on July 14th, 2012.

Hello
Enjoyed reading this. Effectively stated and with wonderful timing. Thanks for the great post.

Comment on July 24th, 2012.

I will recommend my friends to read this. I will bookmark your blog and have my children check up here often

Comment on July 25th, 2012.

Thanks for sharing such an interesting information.

Comment on July 27th, 2012.

Subhanallah . . .
Kisah yang mengharukan sekaligus menjadi bahan refleksi diri bagi kita..
Terimakasih dan salam kenal dari GRIYA DINA:
http://pradinacweet.blogdetik.com/

Comment on October 11th, 2012.

Hello, I think your site might be having browser compatibility issues.
When I look at your website in Chrome, it looks fine but when opening in Internet Explorer, it has some overlapping.
I just wanted to give you a quick heads up!

Other then that, very good blog!

Comment on May 1st, 2013.

sangat inspiratif sekali kisahnya

Comment on May 1st, 2013.

keren banget y kisahnya??

Leave a comment

Names and email addresses are required (email addresses aren't displayed), url's are optional.

Comments may contain the following xhtml tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>